Cinta,
Ya Allah, sebuah kata yang sarat dengan makna. Tak seorang Manusia pun di dunia
ini yang tak mengenal Cinta, karena cinta sesungguhnya telah ada sebelum
manusia itu ada. Ia akan terus tumbuh dan bersemi di dalam dada, meski manusia itu sendiri telah tiada.
Maknailah
cinta itu dengan kelembutan, kasih sayang dan perhatian yang sepenuh hati, agar
cinta itu benar-benar dapat menemukan kesejatiannya dan ketulusannya tanpa
harus dibumbui oleh prasangka dan ego di dada.
Karena
sesungguhnya cinta itu :
Ketika
hatimu terluka tapi mampu untuk memaafkannya,
Ketika
hatimu menagis tapi mampu untuk tersenyum karennanya,
Ketika
hatimu bersumpah untuk setia walau ia telah menghianatimu,
Ketika
hatimu mampu membahagiakannya tanpa meminta balasan darinya.
Ketka
kamu mencintainya tanpa kenal waktu,
Ketika
kamu tersenyum walau hatimu terluka,
Ketika
kamu mengalah meski pendapatmu benar,
Ketika
kamu mampu untuk memaafkannya tanpa ia pinta.
Ketika
engkau tertawa oleh ocehannya yang tak pernah lucu,
Ketika
engkau memberi apa yang paling engkau sukai,
Ketika
engkau mau menerima apa yang tak kamu sukai darinya,
Ketika
engkau selalu mengharapkan kehadirannya.
Ketulusan
menjadi panji-panji cintamu,
Ketika
kejujuran selalu menghiasi setiap ucapanmu,
Ketika
kesetiaan menjadi tanda tangan cintamu,
Ketika
perhatian adalah makanan keseharianmu.
Subhanallah,
Alangkah indahnya cinta itu jika kita bisa mengaplikasikannya dengan baik.
Alangkah indahnya cinta itu jika kita bisa mengaplikasikannya dengan baik.