Kamis, 31 Mei 2012

Ketulusan Cinta


Cinta, Ya Allah, sebuah kata yang sarat dengan makna. Tak seorang Manusia pun di dunia ini yang tak mengenal Cinta, karena cinta sesungguhnya telah ada sebelum manusia itu ada. Ia akan terus tumbuh dan bersemi di dalam dada,  meski manusia itu sendiri telah tiada.

Maknailah cinta itu dengan kelembutan, kasih sayang dan perhatian yang sepenuh hati, agar cinta itu benar-benar dapat menemukan kesejatiannya dan ketulusannya tanpa harus dibumbui oleh prasangka dan ego di dada.

Karena sesungguhnya cinta itu :
Ketika hatimu terluka tapi mampu untuk memaafkannya,
Ketika hatimu menagis tapi mampu untuk tersenyum karennanya,
Ketika hatimu bersumpah untuk setia walau ia telah menghianatimu,
Ketika hatimu mampu membahagiakannya tanpa meminta balasan darinya.

Ketka kamu mencintainya tanpa kenal waktu,
Ketika kamu tersenyum walau hatimu terluka,
Ketika kamu mengalah meski pendapatmu benar,
Ketika kamu mampu untuk memaafkannya tanpa ia pinta.

Ketika engkau tertawa oleh ocehannya yang tak pernah lucu,
Ketika engkau memberi apa yang paling engkau sukai,
Ketika engkau mau menerima apa yang tak kamu sukai darinya,
Ketika engkau selalu mengharapkan kehadirannya.

Ketulusan menjadi panji-panji cintamu,
Ketika kejujuran selalu menghiasi setiap ucapanmu,
Ketika kesetiaan menjadi tanda tangan cintamu,
Ketika perhatian adalah makanan keseharianmu.

Subhanallah,
Alangkah indahnya cinta itu jika kita bisa mengaplikasikannya dengan baik.