Kamis, 22 Desember 2011

Bayi, Ibu dan Malaikat


suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia, dia bertanya kepada tuhan: "para malaikat di sini mengatakan bahwa esok engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah?"
Tuhan menjawab," kami telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan mengasihimu."
"tapi disini, di dalam surga, apa yang pernah saya lkukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia."
"malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih bahagia."
"tetapi bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?"
"malaikatmu akan bicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dngar dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu berbicara."
"dan apa yang akan saat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?"
"malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa."
"sya mendengar bahwa dibumi banyak orang yang jahat. siapa yang akan melindungi saya?"
"malaikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut mungkin dapat mengancam jiwanya."
"tapi, saya pasti akan merasa sedih karena tidak melihat-Mu lagi."
" malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu dapat kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada disisimu."
saat itu surga sangat tenangnya sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak bertanya perlahan, "Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahukan aku siapa nama malaikat tersbut?"
"kamu akan memanggil malaikatmu, IBU"


Rabu, 21 Desember 2011

Saat Kita Dilahirkan

Saat kita di lahir 
Kita diberikan dua mata di depan wajah kita 
Karena, kita tidak boleh selalu melihat ke belakang
Tetapi, pandanglah semua itu ke depan
Pandanglah masa depan kita

Saat kita dilahirkan dengan dua buah telinga 
di kanan dan di kiri 
Supaya kita dapat mendengarkan semuanya dari dua buah sisi
Untuk mengumpulkan pujian dan kritikan 
Dan memilih mana yang benar dan mana yang salah

Kita lahir dengan otak di dalam tengkorak kepala kita
Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita
Kita tetap kaya 
Karena tidak akan ada seorang pun yang dapat mencuri otak kita
fikiran kita dan ide kita
Dan apa yang kita fikirkan dalam otak kita 
Jauh lebih berharga dari pada emas dan permata 

Kita lahir dengan dua mata dan dua telinga
Tetapi, kita hanya diberi satu buah mulut
Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam
Mulut bisa menyakiti 
Bisa membunuh
Bisa menggoda  
Jadi, bicaralah sesedikit mungkin
Tetapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya. 

Kita lahir hanya dengan satu hati
Agar kita bisa merasakan cinta 
Yang berasal dari hati kita yang paling dalam
Belajar untuk mencintai
Dan, menikmati betapa kita dicintai
Tetapi, jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita
Seperti kita mencintai mereka 
Dan, berilah cinta tanpa meminta balasan 
Maka kita akan menemui cinta yang jauh lebih indah

Jalanilah hidupmu dengan penuh arti
Sehingga, pada saat engkau meninggal
Orang-orang disekitarmu menanggis
Tetapi, engkau tetap tersenyum